Hari GURU Nasional
HUT PGRI ke-68
Ahmad Syauqi, penyair Mesir :
"Berdirilah untuk menghormati GURU dan AGUNGkanlah dia.
Guru itu hampir-hampir seperti seorang nabi."
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,
gu·ru (n) orang yang pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar;
Pendidikan merupakan sistim rekayasa sosial terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan, keharkatan dan kemartabatan suatu bangsa. Sedangkan GURU merupakan tonggak utama dalam dunia pendidikan.
Menjadi GURU adalah PILIHAN dan GURU adalah PROFESI.
Pemerintah berkewajiban memberikan kesempatan terhadap GURU untuk mengembangkan profesionalitasnya, memberikan perlindungan dan jaminan kesejahteraan.
Kurikulum 2013 (K-13) yang akan diterapkan, pendekatannya berbasis sains yang mendorong siswa agar mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar dan mengkomunikasikannya (mempresentasikannya). Obyek pembelajarannya adalah fenomena alam, sosial dan budaya.
Target K-13, siswa memiliki kompetensi sikap, ketrampilan dan pengetahuan lebih baik. Mendorong dan menjadikan siswa lebih kreatif, inovatif dan lebih produktif.
Untuk dapat mengimplementasikan K-13 dan meningkatkan kualitas pendidikan, GURU, layaknya profesional, harus senantiasa mengasah dan meningkatkan kemampuan dan kompetensi dirinya agar dapat memenuhi persyaratan dan mencapai standar kelayakan profesi, minimal dalam empat aspek
a. Kompetensi GURU dalam pemahaman substansi bahan ajar.
b. Pedagogi
c. Kompetensi kepribadian dan
d. Kompetensi sosial.
Standar kelayakan profesional seorang GURU harus diuji secara berkala dan bertingkat. Kemendikbud telah menyusun program peningkatan profesionalitas GURU yang memenuhi standarisasi, melalui :
1. Uji Kompetensi Awal (UKA)
2. Uji Kompetensi Guru (UKG)
3. Peningkatan Kompetensi Berkelanjutan (PKB)
4. Pengukuran Kinerja Guru dan
5. Peningkatan kualitas Lembaga Penyelenggara Pendidikan Keguruan.
Semoga pada hari ini semua GURU berazam memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan Indonesia. Dan pemerintah memberikan perlindungan dan jaminan kesejahteraan kepada GURU Indonesia.
GURU ... DIDIKlah kami !
GURU ... AJARilah kami !
SELAMAT HARI GURU
Selamat Ulang Tahun
Persatuan Guru Republik Indonesia.
Just me, myself and I
Monday, November 25, 2013
Hari GURU Nasional
Saturday, November 23, 2013
Berpikir Positif Bertindak Positif !
OPTIMISME
Sebuah Energi Positif.
Tersebutlah kisah dua manusia yang menderita kanker. Usia mereka hanya tersisa 6 (enam) bulan lagi, demikian vonis dokter yang merawat mereka.
Usai konsultasi, pasien pertama memutuskan untuk menunggu datangnya saat kematian tersebut. Memilih mengurung diri di rumah, menyesali diri dan berbagai pikiran negatif lainnya tanpa pernah berkonsultasi ulang dengan dokternya. Bayangan kematian telah memupuskan segala semangatnya.
Pasien pertama telah 'mati' enam bulan lebih awal sebelum kematian itu benar-benar terjadi.
Pasien ke dua.
Menyalami sang dokter sambil mengucapkan terima kasih karena telah memberitahukan informasi perkiraan sang maut datang menjemputnya. Setiap bulan masih mendatangi sang dokter untuk melakukan konsultasi dan melakukan kegiatan-kegiatan yang bernilai positif di sisa-sisa umurnya. Seolah tidak kehilangan semangat dan tidak terpengaruh oleh kabar buruk tersebut.
Perasaan kagum dan heran sang dokter terjawab dengan sepenggal kalimat sang pasien,
"Dok, walaupun sudah divonis akan mati enam bulan lagi, NAMUN SAYA INGIN TETAP HIDUP SAMPAI KEMATIAN ITU BENAR-BENAR TERJADI !"
Just me, myself and I
~disadur dari Catatan Akhir Pekan SYAMSUL BAHRI SAMIN,
Redaktur Senior Riau Pos pada Riau Pos edisi Ahad, 17 November 2013.
Thursday, November 14, 2013
BANDAR RAYA PAYUNG SEKAKI
Dilematis !
Permasalahan transportasi umum kota Pekanbaru.
Ketidakmampuan pemerintah kota Pekanbaru memaksimalkan peran dan fungsi terminal penumpang Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) yang megah dan mewah, konon yang termegah di Indonesia, mengakibatkan penyempitan dan kemacetan beberapa ruas jalan di kota Pekanbaru.
Namun di sisi lain, hal ini justeru membuka dan menyediakan lapangan pekerjaan bagi pemuda dan masyarakat tempatan di ruas-ruas jalan tersebut.
Just me, myself and I
Tokoh dan Keteladanan
YUSRIL IHZA MAHENDRA :
"Dulu ....
Memang partai politik adalah media yang efektif melahirkan tokoh dan keteladanan.
Hampir semua tokoh nasional mempunyai cantolan pada partai politik tertentu.
Tapi sistim Pemilu kita merubah semua itu. Menjadikan rakyat sangat pragmatis begitupun partai politik itu sendiri."
Just me, myself and I
Wednesday, November 13, 2013
Demokrasi
Mohammad Natsir :
Dalam harian ABADI, tentang niat bung Karno untuk membubarkan partai-partai politik.
"Bila partai-partai dikuburkan, sama artinya dengan menguburkan DEMOKRASI.
Dan yang tinggal di atas permukaan kuburan itu adalah batu nisan keDIKTATORan."
Just me, myself and I
Monday, October 28, 2013
Bahasa menunjukkan bangsa !
Bahasa menunjukkan bangsa !
Bersempena dengan 85 tahun
SUMPAH PEMUDA.
.....
3. Kami poetra dan poetri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Ikrar tersebut memberikan legitimasi dan pengakuan penuh bahwa bahasa Indonesia telah terbukti mampu mempersatukan berbagai suku bangsa di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kemudian, negara memberikan landasan hukum dan menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dalam pasal 36 UUD 1945.
Namun saat ini, bahasa asing mendapatkan tempat strategis dan berpeluang besar terhadap degradasi penggunaan bahasa Indonesia oleh PEMUDA dan RAKYAT Indonesia.
Bahasa Indonesia tidak lagi digunakan dengan baik dan benar !
Sebelum upaya dan semangat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) dalam Kongres Bahasa Indonesia X untuk mengembangkan potensi bahasa Indonesia di dunia internasional melalui tema Penguatan Bahasa Indonesia di Dunia Internasional menjadi kenyataan, ada baiknya untuk melihat ulang ke belakang tentang hakikat bahasa Indonesia dalam situasi perkembangan kebahasaan dan kesusasteraan di Indonesia.
Di Solo, bulan Oktober 1939, pada KBI I, Ki Hajar Dewantara mengungkapkan,
"......
jang dinamakan 'Bahasa Indonesia' jaitoe bahasa Melajoe jang soenggoehpoen pokoknya berasal dari 'Melajoe Riaoe' akan tetapi jang soedah ditambah, dioebah ataoe dikoerangi menoeroet keperloean zaman dan alam baharoe, hingga bahasa itoe laloe moedah dipakai oleh ra'jat di seloeroeh Indonesia; pembaharoean bahasa Melajoe hingga menjadi bahasa Indonesia itoe haroes dilakoekan oleh kaoem ahli jang beralam baharoe, ialah alam kebanggsaan Indonesia."
PEMUDA Indonesia ...
Tegaskan kembali IKRARmu !
Mari berbahasa Indonesia
dengan BAIK dan BENAR.
Just me, myself and I
Thursday, October 17, 2013
Surat Majnun kepada Layla
Cintamu .....
Berada di dalam mataku.
Namamu .....
Pada bibirku.
Pikiran tentang engkau .....
Bersemayam di dalam hatiku.
Di mana lagi aku perlu menulis ?
~surat Majnun kepada Layla
Just me, myself and I
Sunday, September 22, 2013
KOTA BAWAH
Kota Bawah.
Yusmar Yusuf dalam rubrik PERISA
Riau Pos Ahad 22 September 2013
Sesuatu yang nampak kasat mata, seolah-olah dia tunggal. Sejarah menggarap kenyataan tunggal ini, tak terkecuali sejarah perjalanan kota. Kota hanya persoalan sesuatu yang nampak dari sisi teresterial, penampang horizontal. Sesuatu yang terpacak vertikal di atas bidang datar tanah dan lahan. Di atas bidang datar inilah manusia melempar sejarah tentang 'perjumpaan-perjumpaan kreatif' yang kemudian menghasilkan 'pusat-pusat keriangan' yang selanjutnya disebut sebagai KOTA.
.......
Sesuatu yang berada di bawah permukaan kota, tidak dapat diangkat menjadi fenomena komunitas. Hanya sederet kematian dan perintah para bangkai. Bawah permukaan kota tak menghidangkan peradaban. Padahal, sistim pertahanan paling akhir, ketika manusia tak mungkin menggunakan akal sehat dalam letupan serba datar, orang-orang sepanjang sulingan sejarah harus menggali tanah, membuat lubang, lorong, parit bawah tanah, kanal bawah tanah, hanya untuk menghindari beringas permukaan. ....
.....
Sejatinya, sebuah kota yang berada di puncak pencapaian kebudayaan yang ranggi dan tinggi, dia dipikul oleh sebuah sistim kota bawah tanah yang rapi, tersusun dengan fungsi-fyngsi utilitas warga seperti jejaring pipa gas, pipa air bersih, jejaring telepon dan kabel optik, jejaring teknologi nano yang terangkai menjadi sebuah taman bawah tanah nan permai.
Dalam keadaan darurat, kawasan bawah tanah ini bisa berfungsi sebagai bunker, benteng pertahanan warga kota, sebagai wilayah selamat ketika negara dalam keadaan perang. Masa damai, ruang-ruang bawah tanah bisa menghadirkan kanal-kanal bergaris diagonal atau malah vertikal untuk mengendalikan banjir dan pembuangan air bah yang melanda kawasan permukaan kota.
.......
.......
Kota diurus dengan selera seorang penguasa yang berkuasa.
Kota bukan persoalan kuasa dan penguassa. Dia adalah persoalan LAYAK HUNI, LAYAK HIDUP, LAYAK HIRUP, LAYAK HIDU, LAYAK PANDANG dan LAYAK menjalani masa PENSIUN bagi warga tua.
Bagu kanak-kanak, kota hendaklah menjadi istana atau malah surga untuk membongkar dan mengguncang kreatifitas, pemancing untuk senantiasa bergerak, kreatif tiada henti melakukan temuan-temuan, melahirkan kenyataan kreatif yang berujung pada industri kreatif.
Kesalahan dasar mempersepsi kota selama ini, hanya setakat persoalan suksesi para 'incumbent' dan para petarung berikutnya dalam sebuah rebut-rebutan wilayah permukaan kuasa. Ujungnya, yang tersisa hanya cerita kalah dan menang.
Kota tak dilihat sebagai ruang bersama yang menyediakan utilitas yang beruas-ruas; baik dimensi horizontal, pemanfaatan ruang udara bersama, termasuk juga penyediaan sendi-sendi utilitas perkotaan yang berada di bawah tanah sana. Sehingga sebuah kota itu, LAYAK HUNI !
Just me, myself and I
Monday, September 9, 2013
In Memoriam MUNIR.
In Memoriam MUNIR.
Menolak Lupa !!
Nama lengkapnya Munir Said Thalib.
Ia lahir di Malang, Jawa Timur, 8 Desember 1965.
Ia merupakan pria keturunan Arab yang kemudian mengabdikan dirinya untuk perjuangan menegakkan HAM di Indonesia.
Jabatan terakhirnya adalah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial.
Namanya terkait erat dengan LSM "Kontras" sebagai salah satu 'bahtera'-nya dalam menegakkan HAM di Indonesia.
Munir, melalui Kontras, di zamannya aktif memperjuangkan orang-orang hilang yang diculik pada masa itu.
Munir berada di garda depan dslam perjuangan menuntut penculikan atas aktifis.
Aktifitas perjuangan HAM-nya ternilai sukses karena Munir dikenal sebagaivaktifis HAM yang sangat mengerti hukum.
Pada tahun 1998, Munir tercatat sebagaivWakil Ketua Dewan Pengurus YLBHI.
Tentu, perjuangannya menegakkan HAM itu tak disukai oleh oknum yang terlibat dalam kasus pelecehan HAM. Bahkan, aktifitas penegakan HAM-nya itulah yang kemudian membuatnya dibunuh pada tahun 2004.
Ia diracun di pesawat saat berangkat ke Belanda untuk melanjutkan studi S2 bidang hukum humaniter di Universitas Utrecht.
Sang Penegak HAM itupun justru wafat karena hak hidupnya dirampas oleh orang-orang yang tak senang dengan aktifitas mulianya.
Jenazah Munir dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Kota Batu.
Sejak 2005, 7 September (hari wafat Munir) dicanangkan oleh para aktivis HAM sebagaivHari Pembela HAM Indonesia.
Istri Munir, Suciwati, bersama aktivis HAM lain, terus tuntut pemerintah agar ungkap kasus pembunuhan Munir. Bahkan Suciwati & para aktifis HAM itu gelar "Aksi Kamisan" untuk melawan lupa atas kasus Munir serta tegakkan keadilan & HAM.
Untuk peringati setahun wafat Munir, diluncurkan film dokumenter karya Ratrikala Bhre Aditya "Bunga Dibakar".
Film itu diluncurkan di Goethe-Institut, Jakarta Pusat pada 8 September 2005.
Film dokumenter lain juga telah dibuat, Garuda's Deadly Upgrade.
Film itu hasil kerja sama Dateline (SBS TV Australia) & Off Stream Productions.
Pada peringatan tahun kedua, 7 September 2006, di Tugu Proklamasi diluncurkan film dokumenter berjudul "His Strory".
Sederet penghargaan juga telah diterima Munir, baik semasa hidupnya maupun setelah wafatnya. Akhirnya, kini walau jasadnya tiada, nama, semangat & jiwanya abadi di hati setiap pejuang HAM.
~BiografiMunir with hfl
Just me, myself and I
Wednesday, September 4, 2013
Pemilukada RIAU
4 September 2013, 4.000.459 masyarakat Provinsi Riau diharapkan berpartisipasi dalam pesta demokrasi untuk memilih Gubernur Riau periode 2013-2018.
Terdiri dari 2.051.643 pemilih laki-laki dan 1.948.816 pemilih perempuan, dan tersebar di 11.669 tempat pemungutan suara (tps) di 12 kabupaten kota.
Pekanbaru 587.479 pemilih di 1.768 tps. Kampar 517.590 pemilih di 1.220 tps. Kuantan Singingi 223.098 pemilih di 643 tps. Inderagiri Hulu 264.500 pemilih di 739 tps. Inderagiri Hilir 491.747 pemilih di 1.159 tps. Pelalawan 228.332 pemilih di 612 tps. Siak 259.057 pemilih di 713 tps. Bengkalis 360.371 pemilih di 1.123 tps. Meranti 136.892 pemilih di 494 tps. Dumai 181.569 pemilih di 530 tps. Rokan Hilir 420.844 pemilih di 1.320 tps.
Rokan Hulu 328. 620 pemilih di 948 tps.
5 (pasangan) calon yang akan bertarung dalam prosesi tersebut adalah
1. Herman Abdullah-Agus Widayat
2. Annas Maamun-Andi Rahman
3. Lukman Edy-Suryadi Khusaini
4.Ahmad-Masrul Kasmi
5. Jon Erizal-Mambang Mit
Just me, myself and I
Tuesday, April 16, 2013
Semut Bisa Deteksi Gempa Bumi
Penulis: Fifi Dwi Pratiwi
Sarang semut merah yang banyak ditemukan di Eropa, termasuk Jerman. Penelitian terakhir mendapatkan ada perubahan perilaku semut merah ketika gempa akan terjadi.
Photo:
VIENNA, KOMPAS.com — Hingga saat ini, gempa bumi adalah jenis peristiwa alam yang paling belum bisa diperkirakan kapan akan terjadi. Gempa baru diketahui ketika getarannya sudah terasa. Namun, penelitian terakhir di Jerman mendapatkan bakal terjadinya gempa bisa dirasakan semut merah hutan (red wood ant).
Penelitian yang dilakukan Gabriele Berberich dari University Duisburg-Essen, Jerman, menemukan perubahan perilaku semut ketika gempa bumi akan terjadi. Gelagat bakal terjadinya gempa bisa diketahui dari "kegelisahan" para semut ini, terlihat dari dilanggarnya pola hidup diurnal.
Semut adalah hewan dengan pola hidup normal diurnal, yang aktif di siang hari untuk mengumpulkan makanan dan beraktivitas, kemudian istirahat di malam hari. Namun, ketika gempa akan terjadi, koloni semut merah ini akan terus terjaga sepanjang malam di luar sarang mereka sekalipun situasi ini membuat mereka rentan diserang pemangsa.
Saat gempa usai, perilaku normal akan kembali meskipun tak serta-merta. Dalam penelitian itu, perilaku semut merah terpantau normal sehari setelah gempa berlalu.
Rekaman tiga tahun
Gabriele Berberich dan tim penelitinya mengamati perilaku semut merah di habitat aslinya di hutan. Penelitian dilakukan selama tiga tahun pada 2009-2012. Selama periode penelitian, perilaku semut merah direkam dalam video, 24 jam sehari.
Dalam rentang waktu penelitian, tercatat ada 10 kali gempa dengan kekuatan berkisar 2-3,2 skala Richter (SR). Dari peristiwa inilah, para peneliti menemukan perubahan perilaku setiap kali gempa bakal terjadi, yang itu pun hanya terjadi untuk gempa dengan kekuatan melebihi 2 SR. Gempa 2 SR juga merupakan kekuatan getaran terkecil yang bisa dirasakan manusia.
Saat menjelaskan hasil kajiannya di pertemuan tahunan European Geosciences Union di Vienna, Austria, Kamis (11/4/2013), Berberich menjelaskan perubahan perilaku semut sebelum gempa bumi diduga ada kaitannya dengan reseptor yang mereka miliki. Perubahan perilaku ini juga dikaitkan dengan berubahnya emisi gas atau medan magnet bumi yang terjadi di habitat semut ketika gempa terjadi.
Berberich mengatakan, semut merah hutan memiliki dua reseptor. Keduanya ialah reseptor kimi (chemoreceptor) untuk mendeteksi kadar karbon dioksida dan reseptor magnet (magnetoreceptor) untuk "memantau" medan elektromagnet.
"(Namun) kami belum yakin mengapa atau bagaimana mereka bereaksi pada rangsangan atau stimulus yang muncul," aku Berberich sebagaimana dikutip OurAmazingPlanet, Kamis (11/4/2013). Karena itu, dia dan tim penelitinya berencana memperdalam kajian ini di wilayah dengan aktivitas kegempaan lebih tinggi untuk melihat reaksi semut-semut merah terhadap gempa yang lebih besar.
Penelitian ini juga mendapatkan temuan lain, masih terkait dengan semut merah hutan. Lokasi sarang semut ini ternyata juga memunculkan fakta unik. Para peneliti mendapatkan sekitar 15 ribu sarang semut di obyek penelitian dan mereka menyebut posisi sarang itu sebagai tumpukan permen di atas ban berjalan untuk menggambarkan barisan sarang itu di sepanjang patahan Jerman.
Editor: Palupi Annisa Auliani
Sumber : www.ouramazingplanet.com
Just me, myself and I
Wednesday, March 27, 2013
Tuesday, March 26, 2013
Monday, March 25, 2013
Profil Kabupaten Rokan Hulu
SEJARAH KABUPATEN ROKAN HULU
Dahulunya, daerah Rokan Hulu dikenal dengan nama Rantau Rokan atau Luhak Rokan Hulu, karena merupakan daerah tempat perantauan suku Minangkabau yang ada di daerah Sumatera Barat. Rokan Hulu pada masa ini juga diistilahkan sebagai ‘Teratak Air Hitam’ yakni Rantau Timur Minangkabau di sekitar daerah Kampar sekarang. Hal ini mengakibatkan masyarakat Rokan Hulu saat ini memiliki adat istiadat serta logat bahasa yang masih termasuk ke dalam bagian rumpun budaya Minangkabau. Terutama sekali daerah Rao dan Pasaman dari wilayah Propinsi Sumatera Barat. Sementara di sekitar Rokan Hulu bagian sebelah Utara dan Barat Daya, terdapat penduduk asli yang memiliki kedekatan sejarah dan budaya dengan etnis Rumpun Batak di daerah Padang Lawas di Propinsi Sumatera Utara. Sejak abad yang lampau, suku-suku ini telah mengalami Melayunisasi dan umumnya mereka mengaku sebagai suku Melayu.
Sejarah Kabupaten Rokan Hulu Zaman Penjajahan Belanda
Sebelum kemerdekaan yakni pada masa penjajahan Belanda, wilayah Rokan Hulu terbagi atas dua daerah:
Wilayah Rokan Kanan yang terdiri dari Kerajaan Tambusai, Kerajaan Rambah dan Kerajaan Kepenuhan.
Wilayah Rokan Kiri yang terdiri dari Kerajaan Rokan IV Koto, Kerajaan Kunto Darussalam serta beberapa kampung dari Kerajaan Siak (Kewalian negeri Tandun dan kewalian Kabun)
Kerajaan-kerajaan di atas sekarang dikenal dengan sebutan Lima Lukah. Kerajaan-kerajaan tersebut dikendalikan oleh Kerapatan Ninik Mamak, sementara untuk penyelenggaraan pemerintahan di kampung-kampung diselenggarakan oleh Penghulu Adat. Sering dikenal dengan istilah ‘Raja itu dikurung dan dikandangkan oleh Ninik Mamak’. Pada tahun 1905, kerajaan-kerajaan di atas mengikat perjanjian dengan pihak Belanda. Diakuilah berdirinya kerajaan-kerajaan tersebut sebagai landscape. Setiap peraturan yang dibuat kerajaan mendapat pengesahan dari pihak Belanda.
Pada masa penjajahan Belanda tersebut, bermunculan tokoh-tokoh Islam yang anti dengan Belanda. Beberapa diantarnya yang cukup fenomenal dan dikenang oleh masyarakat Riau dan nasional adalah Tuanku Tambusai, Sultan Zainal Abidinsyah, Tuanku Syekh Abdul Wahab Rokan dan sebagainya. Perjuangan para tokoh tersebut dibuktikan dengan adanya peninggalan sejarah seperti Benteng Tujuh Lapis yang merupakan benteng yang dibuat masyarakat Dalu-dalu atas perintah dari Tuanku Tambusai. Beberapa bukti sejarah lainnya adalah Kubu jua, Kubu manggis, Kubu joriang dan sebagainya.
Sejarah Kabupaten Rokan Hulu Zaman Penjajahan Jepang
Setelah Belanda mengalami kekalahan dengan Jepang, Jepang pun berkuasa di Indonesia termasuk di daerah Rokan Hulu. Pada masa Jepang, pemerintahan berjalan sebagaimana biasanya. Akan tetapi setelah beberapa orang raja ditangkap oleh penjajah Jepang, maka pemerintahan dilanjutkan oleh seorang ‘kuncho’ yang diangkat langsung oleh pihak Jepang.
Sejarah Kabupaten Rokan Hulu Zaman Pasca Kemerdekaan RI
Setelah kemerdekaan, daerah-daerah yang dijadikan landscape oleh Belanda dan Jepang tersebut dijadikan sebagai satu daerah Kecamatan. Sebelum menguatnya isu pemekaran daerah di Indonesia pada tahun 1999, Rokan Hulu tergabung dalam Kabupaten Kampar, Riau. Kabupaten Rokan Hulu resmi didirikan pada tanggal 12 Oktober 1999 berdasarkan UU Nomor 53 tahun 1999 dan UU No 11 tahun 2003.
GEOGRAFIS KABUPATEN ROKAN HULU
Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Riau dengan ibu kotanya terletak di Pasir Pangaraian. Berdasarkan Permendagri No.66 Tahun 2011, Kabupaten Rokan Hulu memiliki luas wilayah sebesar 7.588,13 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 513.500 jiwa. Secara administratif, kabupaten ini memiliki 16 daerah kecamatan, 7 daerah kelurahan dan 149 daerah desa. Kabupaten Rokan Hulu dikenal dengan sebutan "NEGERI SERIBU SULUK". Kabupaten Rokan Hulu terletak pada garis lintang 00°25’20-010°25’41 LU 1000°02’56-1000°56’59 BT. Secara geografis, Kabupaten Rokan Hulu memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:
Utara berbatasan dengan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara
Selatan berbatasan dengan Kabupaten Kampar
Barat berbatasan dengan Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Propinsi Sumatera Barat
Timur berbatasan dengan Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hilir
Kabupaten Rokan Hulu terdiri dari 16 kecamatan, yaitu sebagai berikut :
Kecamatan Bangun Purba
Kecamatan Kabun
Kecamatan Kepenuhan
Kecamatan Kunto Darussalam
Kecamatan Rambah
Kecamatan Rambah Hilir
Kecamatan Rambah Samo
Kecamatan Rokan IV Koto
Kecamatan Tambusai
Kecamatan Tambusai Utara
Kecamatan Tandun
Kecamatan Ujungbatu
Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam
Kecamatan Bonai Darussalam
Kecamatan Kepenuhan Hulu
Kecamatan Pendalian IV Koto
MAKNA LAMBANG
KABUPATEN ROKAN HULU
Payung berlajur lima, bermakna Kabupaten Rokan Hulu terdiri lima luhak yang memiliki adat istiadat yang mesti dilindungi oleh PEMKAB Rokan Hulu.
Keris memiliki makna semangat juang untuk mencapai cita-cita pembangunan demi tujuan prospek masa depan.
Bintang memiliki makna, masyarakat Rokan Hulu berpegang teguh pada ajaran agama.
Dua belas butir padi, bunga dan sembilan gundukan bukit dengan sembilan bayangan memiliki makna Kabupaten Rokan Hulu yang makmur, sejahtera dan bersahabat yang berdiri tanggal 12 Oktober 1999.
Benteng Tujuh Lapis, memiliki makna semangat juang masyarakat Rokan Hulu dalam membela Marwah seperti perjuangan Tuanku Tambusai.
Lingkaran, memiliki makna bahwa masyarakat yang terdiri dari berbagai suku diikat oleh tali persahabatan yang kokoh.
Tiga buah anak sungai, memiliki makna bahwa gerak semangat pembangunan yang tak pernah surut.
Pita Putih yang bertuliskan Kabupaten Rokan Hulu, memiliki makna kesucian hati dan tenggang rasa masyarakat.
Lingkaran Setengah Oval dengan warna dasar hijau melambangkan kemakmuran.
Just me, myself and I
Sunday, March 24, 2013
Sebuah renungan dan harapan terhadap FIRDAUS MT-AYAT CAHYADI
24 Januari 2012, 16.13,
Sempena Pelantikan
Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru
UTSMAN bin AFFAN -Khalifah Islam ke 3 berkata, :
"Lebih baik kalian memilih pemimpin yang giat, daripada yang suka bicara"
Pepatah RUSIA menyebutkan.
Ada 4 hal yang tidak bisa ditarik kembali,
1. Anak panah yang telah dilepaskan dari busurnya.
2. Kesempatan yang diabaikan.
3. Kata yang telah diucapkan.
4. Hidup yang telah dijalani.
Kalaupun salah satu bisa ditarik kembali, bagaimana mungkin anda bisa mengubahnya.
Untuk meyakinkan orang
Kita mesti dapat dipercaya,
Untuk dapat dipercaya
Kita harus mempunyai kredibilitas
Untuk memiliki kredibilitas
Kita mesti JUJUR !
Bung HATTA -Proklamator- mengatakan :
"Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar,
Kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman,
Tetapi. ......,
Kurang JUJUR, payah membetulinya."
Menurut PITTACUS, "Ukuran seorang manusia adalah apa yang dilakukannya dengan kekuasaan." Sementara DANTON menyebutkan bahwa, " Setelah MAKANAN, PENDIDIKAN merupakan kebutuhan utama RAKYAT." Sedangkan DONALD H. Mc. GANNON mengucapkan,
" Kepemimpinan adalah TINDAKAN, bukan POSISI."
Maka, mengatasnamakan, masyarakat Pekanbaru menyampaikan asa dan berkata,:
" Jabatan dan Kemuliaan itu adalah AMANAH sekaligus COBAAN. Pimpinlah masyarakat Pekanbaru dengan baik, karena kepemimpinan anda akan dimintai pertanggunjgawabannya, bahkan di akhirat kelak."
Selamat bertugas
Bapak Walikota dan Bapak Wakil Walikota Pekanbaru
2012 - 2017
Just me, myself and I
Sekretaris Bidang Pemberdayaan Organisasi & Kaderisasi
PARTAI BULAN BINTANG Pekanbaru
Ketua Komite Aksi Pemenangan Pemilu
PARTAI BULAN BINTANG Pekanbaru
Melukis di Atas Pasir
Sunday, 12 February 2012 12:37
Ada sebuah kisah tentang sepasang suami istri yang sedang berjalan melintasi pantai. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar dan suaminya menghardik istrinya dengan sangat keras.
Dihardik sang suami, si istri merasa sakit hati. Tapi, tanpa berkata-kata, dia melukis kata-kata di atas pasir: HARI INI SUAMIKU MENYAKITI HATIKU.
Suami bertanya: “Kenapa setelah saya melukai hatimu, kamu melukisnya di atas pasir?"
"Nanti Abang akan tahu jawabannya," jawab si istri.
Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah tempat yang enak dan nyaman untuk mandi. Si istri, mencoba berenang, namun nyaris tenggelam dan berhasil diselamatkan suaminya.
Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya hilang, dia pun memahat kata-kata di sebuah batu: HARI INI SUAMIKU YANG BAIK MENYELAMATKAN NYAWAKU.
Sekali lagi, suaminya bertanya: “Kenapa pula kamu sekarang melukisnya di atas batu, setelah aku menyelamatkanmu?”
Sambil tersenyum, istrinya menjawab: “Ketika hal buruk terjadi, saya melukisnya di atas pasir, agar angin maaf datang berhembus dan menghapus lukisan itu. Dengan demikian aku bisa melupakannya. Dan bila sesuatu yang baik dan luar biasa diperbuat suamiku, aku harus memahatnya di atas batu hatiku, agar tidak bisa hilang tertiup angin waktu, dan akan kuingat selamanya."
Sahabat... Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda. Terkadang malah sangat menyakitkan. Oleh karenanya, cobalah untuk saling memaafkan dan melupakan masalah yang lalu.
Makna terpenting dari kisah di atas:
Belajarlah agar selalu BISA MELUKIS DI ATAS PASIR untuk semua hal yang "Menyakitkan", dan selalu MEMAHAT DI ATAS BATU untuk semua "Kebaikan". (HP)
Just me, myself and I
G E M P A R !!!
Hefflin Lazuardi, 7 Oktober 2012 di Pekanbaru.
Tersiar kabar
Melalui mulut bahkan surat kabar
Bagai petir menggelegar
Menyambar dan menampar
Membuat masyarakat berdebar, gemetar
Beberapa pemuda dikejar...... dihajar
Akhirnya terkapar
Oleh sekelompok barbar
Berwajah gahar berperangai kasar
bertindak brutal dan kurang ajar
Sungguh tidak wajar
Pabila aparat masih bersabar
sekedar berujar
Bahkan membiar
Genk motor menjadi liar
Tanpa harus banyak komentar
Apalagi berkelakar
Mari berujar bahkan berkoar
Agar Genk Motor Liar
Segera BUBAR !
Just me, myself and I
3 Kelemahan Parpol ISLAM
Menurunnya tingkat elektabilitas Partai Politik berbasis Islam disebabkan 3 variabel ini :
1. Tidak memiliki pemimpin dengan KeTOKOHan yang kuat, baik secara personal maupun secara institusional.
Tokoh yang dapat diterima oleh seluruh etnis dan entitas yang ada.
2. Kemampuan dan kompetensi fungsionaris partai tidak menonjol dan masih lemah
3. Tidak ada program nyata partai yang mampu mendekatkannya dengan masyarakat, sehingga terkesan ekslusif.
Just me, myself and I
J E N D E L A
Sepasang orang muda yang baru menikah menempati rumah di sebuah
komplek perumahan.
Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela kaca, melihat
tetangganya sedang menjemur kain.
... "Cuciannya kelihatan kurang bersih ya", kata sang istri.
"Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar.
Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."
Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.
Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang
istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.
Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia berseru kepada suaminya :
"Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar.
Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya?"
Sang suami berkata, "Saya bangun pagi-pagi sekali hari ini dan
membersihkan jendela kaca kita."
Dan begitulah kehidupan. Apa yang kita lihat pada saat menilai orang
lain tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela), lewat mana kita
memandangnya..
Jika hatimu bersih, maka bersih pula pikiranmu..
Jika pikiranmu bersih, maka bersih pula perkataanmu..
Jika perkataanmu bersih (baik), maka bersih (baik) pula perbuatanmu..
Hati, pikiran dan perkataan kita mncerminkan hidup kita..
Jika ingin hidup kita berkembang, maju dan sukses..
Maka kita harus menjaga hati, pkiran, dan perkataan kita
Karena itulah "segala" nya..
HATIMU menentukan PIKIRANMU..
PIKIRANMU menentukan PERKATAANMU..
PERKATAANMU menentukan MASA DEPANMU !
Just me, myself and I
Saturday, March 23, 2013
Agar Status Tak Mengirim Anda ke Penjara
GRESNEWS.COM - Internet telah menjadi hal yang tak asing lagi di zaman sekarang. Media sosial seperti Facebook, Twitter, Friendster, dan sebagainya telah begitu akrab dengan banyak orang. Namun, ada yang perlu dicermati dari penggunaan media sosial itu: pencemaran nama baik seperti kasus Prita Mulyasari dan dr Ira Simatupang.
Ingatlah, Indonesia telah memiliki UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Eletronik (ITE). Menurut undang-undang ini seseorang dilarang untuk:
Mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan;
Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian;
Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik;
Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan/atau pengancaman.
Jika kita melakukan larangan-larangan yang disebut di atas, maka dapat dikenakan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
Jadi, tidak semua status, komentar, ataupun gambar-gambar yang kita tuangkan dapat diterima secara positif oleh orang lain, terlebih lagi dituangkan di media sosial. Seseorang yang merasa nama baiknya terancam dapat menjerumuskan kita ke penjara, sebab itu berhati-hati lah dalam menulis di media sosial.
Just me, myself and I
Kisah Bapak Tua, Miskin, dan Memprihatinkan
Berikut ini adalah cerita kawan saya yang penuh makna…
Barusan saya istirahat untuk makan siang di luar kantor, nah kebetulan kantor saya ada di daerah yang lumayan miskin. Kalau mungkin Anda yang ada di Jakarta tahu daerah Stasiun Kota kaya gimana gitu. Banyak pengemisnya. Banyak gelandangannya, dan tingkat kehidupannya berada jauh di bawah sejahtera. Sama sekali tidak layak lah.
Sebelum nyari makan, saya beli dulu sebatang rokok, supaya pas habis makan nantinya tidak bingung lagi buat nyari-nyari rokok. Setelah itu, saya jalan buat nyari tempat yang enak untuk dipakai duduk dan makan.
Akhirnya saya temukan sebuah tempat yang menurut saya nyaman dan cukup teduh, tapi saya mesti nengok kiri-kanan dulu buat cari tempat kosong soalnya semua tempat duduk sudah pada penuh dipakai duduk orang-orang banyak.
Di sela-sela celingukan saya, seorang bapak tua bilang ke saya:
“Silakan pak, disini aja duduk sama saya” katanya…… Lalu saya duduk saja di samping beliau, meskipun rada panas tapi yang ada cuman di situ doang……
Saya perhatiin bapak itu, orangnya sudah tua banget, kurus, giginya sudah pada ompong, rambutnya beruban. Ia terlihat membawa-bawa tas besar sama kresek yangi sinya plastik-plastik gitu.
Inilah obrolan saya sama bapak itu:
Saya: lagi nunggu apa pak?
Bapak: nggak mas, ini cuma duduk-duduk aja abis cari sampah seharian.. capek..
S: jalan dari jam brapa pak?
B: dari pagi mas, uda lumayan banyak dapetnya ini..
S: oohhh…
Obrolan sempat terhenti sebentar, saya nikmatin rokok, bapaknya ngerapiin plastik-plastiknya gitu..
Sampe pada akhirnya saya liat si Bapak pijetin kepalanya gitu sambil narik napas panjang..
S: pusing ya pak? Siang-siang panas gini emang bikin pusing..
B: (ketawa kecil) iya mas.. agak pusing kepala saya..
S: bapak ngerokok? ini kalau bapak mau.. (sambil sodorin rokok saya yang tinggal sebatang)
B: nggak mas makasih, saya nggak ngerokok.. sayang uangnya, mending buat makan daripada beli rokok.. lagian nggak bagus juga buat badan.
Dalam hati saya rada tertohok juga.
S: iya juga sih pak.. (sambil nginjek sisa rokok saya)
Abis itu saya denger suara perut *kruuuuukk* gitu..
Saya spontan noleh ke arah si bapak.
S: Bapak belum makan pak?
B: (senyum) belum mas, nanti saja mungkin..
S: wah, ntar tambah pusing pak?
B: iya mas, saya sudah biasa kok..
Nggak begitu lama, kedengeran lagi bunyi perutnya.
S: Bapak beneran nggak mau makan pak?
B: iya mas,nanti aja…
Saya sudah ngerasa kalo bapak ini bukannya nggak mau makan tapi beliau tidak punya uang buat makan..
S: bentar ya pak, saya ke warung dulu pesen makan..
B: oh.. iya mas, silakan..
Saya lalu nyamperin tukang jual nasi padang terdekat, saya pesen buat saya sendiri ama ane inisiatif beliin nasi pakai ayam buat si bapak. Selesai pesen, saya bawa nasi dua piring ke tempat duduk tadi.
Saya mau langsung ngasi tapi kok ada perasaan takut kalo bapaknya salah tangkep ato tersinggung, jadi saya pakai akting dikit..
Saya pura-pura dapet telpon dari temen saya….
S: (pura-pura telpon) yaaah? nggak jadi kesini? Sudag saya beliin nih… ooohh.. gitu… ya sudah deh nggak apa-apa deh.
*belaga tutup telpon*
S: wah payah nih temen saya, sudah dibelikan makanan ternyata nggak jadi datang orangnya..
B: (senyum) ya nggak apa-apa mas, dibungkus aja nanti bisa dimakan sore nanti….
S: wah, keburu basi pak kalo nanti sore.. dimakan sekarang pasti nggak bakalan abis.. gimana ya? Mmmmmmm… Bapak kan belum makan siang, ini makanan saja daripada nggak ada yang makan gimana kalo bapak aja yang makan pak? Nemenin saya makan sekalian pak..
B: waduhs mas, saya nggak punya uang buat bayarnya..
(Tepat dugaan saya dalem hati..)
S: Nggak apa-apa pak, makan saja.. saya bayarin dah! saya lagi ulang tahun hari ini..(ngarang aja biar dia mau ambil)
B: wah.. beneran nggak apa-apa mas? saya malu..
S: lho? ngapain malu pak? udah bapak makan saja..
B: iya mas, selamat ulang tahun ya mas..
S: iya pak.. bapak mau mesen minum sekalian nggak? saya mau pesen..
B: nggak mas.. nggak usah..
(Saya manggil tukang minuman, mesen 2 es teh manis..)
B: lho mas? saya nggak pesen..
A: iya pak, saya beli dua.. haus banget soalnya..
Tanpa saya duga , si bapak netes air matanya.. beliau ngucap syukur berkali kali.. beliau ngomong ke saya.
B: mas, saya makasih sudah dibelikan makanan.. saya belum makan dari kemarin sebetulnya. Cuma saya malu mas, saya inginnya beli makan sama uang sendiri karena saya bukan pengemis.. Saya sebetulnya lapar sekali mas, tapi saya belum dapet uang hasil nyari sampah..
Saya tertegun denger omongan beliau, nggak sadar saya ikut ngerasa perih banget dalem hati.. Sesak banget dalem hati saya, secara nggak sadar hampir netesin airmata.. tapi saya berlagak cool..
S: Ya udah, bapak makan aja nasinya.. nanti kalau kurang saya pesankan lagi ya pak?Jangan malu-malu..
B: (masi nangis) iya mas.. makasih banyak ya mas.. nanti yang diatas yang bales..
S: iya pak makasih doanya..
Akhirnya saya makan berdua sama beliau, sambil cerita-cerita..
Dari cerita beliau saya jadi tau kalo beliau punya dua anak, yang satu sudah meninggal karena kecelakaan, yang satunya sudah pergi dari rumah dan nggak pulang-pulang selama 3 tahun. Istri beliau sudah meninggal kena kanker tahun lalu. Dan parahnya lagi rumahnya diambil sama orang kredit gara-gara ngaak bisa ngelunasin uang pinjaman buat ngobatin istrinya..
Miris banget saya dengerin cerita beliau, sudah sebatang kara, nggak punya rumah, anaknya durhaka, jarang makan.. lebih lagi, beliau cerita pernah dipalak preman waktul agi mulung di jakarta..
Rasanya saya beruntung banget sama kondisi saya sekarang, saya jadi nyesel pernah ngeluh tentang kerjaan saya, tentang kondisi tempat tinggal saya, dsb.. sedangkan bapak ini dengan kondisi yang serba kekurangan masih selalu tersenyum..
Rasanya sepiring nasi padang dan segelas es teh yang saya kasih sangat nggak setimpal banget sama pelajaran yang saya dapet..
Tadi saya belum ambil uang, jadi saya cuma ngasi seadanya kembalian dari warung padang ke bapak itu, itupun pake muter cerita dulu sama bapaknya soalnya beliau nggak mau dikasi uang. Tapi akhirnya dengan sedikit maksa saya kasih uang ke beliau. Saya didoain banyak banget ama bapak tadi..
Dan ada satu hal yang bikin saya tercengang waktu mau ninggalin tempat tadi..
Sambil jalan sempatin untuk noleh ke belakang, si bapak udah k ada.. Saya cariin bentar, ternyata si bapak ada di depan kotak amal masjid masukin duit ke dalem kotakan itu!
Saya makin tersentuh sama beliau.. di tengah-tengah kesulitan yang beliau alami, beliau masih sempet amal! Berbagi dengan orang lain..
Saya kahirnya nangis juga. Saya ngerasa kecil banget sebagai manusia.. Ngerasa banget ditunjukin sesuatu yang bener-bener hebat!
Saya berdoa semoga bapak itu dilancarkan segala urusannya, diberi kemudahan dan rejeki berlimpah, dan selalu berada dalam lindungan Tuhan.
Oleh: Heidy Sengkey | 22 March 2013 |
Pada : Kompasiana
Just me, myself and I
Friday, March 22, 2013
Profil Kabupaten Indragiri Hulu
SEJARAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU
Sejarah Kabupaten Indragiri Hulu telah dimulai sejak Kerajaan Indragiri, hingga berlanjut sebelum zaman penjajahan Belanda, sebelum kemerdekaan hingga pasca kemerdekaan Republik Indonesia. Secara umum, berikut ini beberapa penjelasan mengenai sejarah Kabupaten Indragiri Hulu
Ada beberapa priode pemerintahan yang dilalui semenjak dari awal terbentuknya kabupaten indragiri hulu:
1. Periode sebelum tahun 1945
Zaman sebelum penjajahan kolonial belanda
Zaman sebelum VOC Pemerintahan kolonial belanda datang dan memerintah di indonesia daerah Indragiri Hulu dan Teluk Kuantan merupakan Kerajaan. Kerajaan Indragiri diperintah oleh Raja atau Sultan yang berkedudukan di Pekan Tua yang terletak sekitar 75 Km sebelah timur kota rengat. Raja pertamanya adalah Raja Kocik Mambang alias Raja Melayu 1 yang memerintah dari tahun 1298 sampai tahun 1337 dan raja terakhir yang memerintah adalah Tengku Muhammad dengan gelar Sultan Muhammad Syeh.
Wilayah Kerajaan Indragiri pada waktu itu meliputi Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Indragiri Hulu sekarang, kecuali Kecamatan Cerenti, Kuantan Hilir, Kuantan Tengah, Kuantan Mudik yang merupakan bagian dari Kerajaan Kuantan sedangkan Kuantan Singingi pada waktu itu termasuk wilayah I Kerajaan Siak.
Zaman Pemerintahaan Kolonial BelandaSetelah VOC pada waktu itu daerah ini dikuasai oleh pemerintah Belanda dengan nama Afdeling Indragiri yang pernah diperintah oleh seorang Afdeling yang terdiri dari :
- Order Afdeling/ District Rengat
- Order Afdeling/ District Tembilahan
- Order Afdeling/ District Teluk Kuantan
Order Afdeling ini dipakai oleh seorang District Hoofd. Masing-masing District dibagi dalah 4 Order District Hoofd atau disebut AMIR dalam wilayah kerajaan Indragiri. Karena luasnya wilayah dan sulitnya komunikasi serta untuk memperlancar roda pemerintahahn daerah maka sultan mengangkar beberapa AMIR yang sekarang Camat yaitu :
- Amir yang berkedudukan di Kelayanguntuk Order District Pasir Penyu
- Amir yang berkedudukan di Rengat untuk Order District Rengat
- Amir yang berkedudukan di sungai salak untuk Order District Tempuling
- Amir yan berkedudukan di Tembilahan
- Amir yang berkedudukan di Kateman.
Khusus untuk daerah Rantau Kuantan dimana daerah ini tidak berada dibawah kekuasaan Sultan Indragiri. Daerah ini diperintah oleh seorang citroleor yang berkedudukan di Teluk Kuantan dan Kuantan merupakan daerah otonom sendiri yan disebut dengan Kuantan Distriction, skerajaan yang hanya berkuasa memegang urusan adat, agama, pengadilan kecil dan urusan rakyat.
Zaman Pemerintahan Jepang
Dengan kemenangan jepang dalam perang Asia Timur Raya dan didudukinya Indonesia dan beralih kekeuasaan Jepang. Dengan Indragiri pada waktu itu berada dibawah fasis Jepang, Pengauasaannya pada waktu itu disebut Bunshiho (bupati) dan dibantu oleh Gusaibu (Fatih) karena perpindahan Indragiri seakan-akan tidak ada lagi.
2. Periode sesudah tahun 1945
Periode Tahun 1945-1965Dengan diproklamasikan kemerdekaan Indonesia tangal 17 Agustus 1945 maka didaerah-daerah dibentuk pula lembaga Ketata Negaraan yang diberi wewenang untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan bersifat :
- Penyerahan wewenang sepenuhnya baik yang menyangkut
kebijaksanaan, perencanaan, pelaksanaan, maupun pembiayaan.
- Pelimpahan wewenang untuk melaksanakan urusan pemerintahaan pusat
kepada aparat daerah.
- Mengikutsertakan Organisasi pemerintah daerah untuk melaksanakan
urusan pemerintah Daerah membantu pelaksanaan urusan pemerintah
pusat.
Berdasarkan undang-undang nomor 10 tahun 1948 dibentuk Kabupate Indragiri yang termasuk didalam provinsi Sumatra Tengah dengan surat keputusan Gubernur Militer Sumatra Tengah pada tanggal 9 November 1948 nomor 10/GM/T.49, kemudian dengan undang-undang nomor 4 tahun 1952 dan undang-undang nomor 12 tahun 1956 dibentuk daerah Otonom dalam Provinsi Sumatra Tengah termasuk Kabupaten Indragiri. Kabupaten Indragiri pada waktu itu terdiri dari 4 Kewedanaan, 17 Kecamatan yaitu Kewedanaan Indragiri Hilir Selatan, Indragiri Hulu Utara, Indragiri Hulu dan Kewedanaan Kuantan Singingi. Berdasarkan peraturan pemerintah nomor 50 tahun 1963 status kewedaan dihapus bersama dengan penghapusan empat kewedaan dalam Kabupaten Indragiri.
Dengan undang-undang nomor 61 tahun 1958 Dibentuk Provinsi Riau dengan ibu kota Pekanbaru yang terdiri dari lima dasserah tingkat II masing-masing Kabupaten Kampar, Kabupaten Indragiri, Kabupaten Bengkalis,Kabupaten Kepulauan Riau dan Kotamadya Pekanbaru.
Periode tahun 1965 sampai sekarang
Dengan dibentuknya Provinsi Riau denan undang-undang nomor 61 tahun 1958 maka timbullah didua kewedaan tersebut yaitu kewedaan Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu.
Dengan perjuangan yang disalurkan melalui Panitia Persiapan Pembentukan kabupaten Indrairi Hilir dan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royon Kabupaten Indragiri ternyata hasrat tersebut mendapat dukungan dari DPRD Riau dan DPRGR pusat.
Berdasarkan undang-undang nomor 6 tahun 1965 maka terjadilah pemekaran Kabupaten Indragiri menjadi dua kabupaten yaitu :
- Kabupaten Indragiri Hilir dengan ibukotanya Tembilahan, terdiri dari delapan kecamatan , sekarang 11 kecamatan.
- Kabupaten Indragiri hulu dengan Ibukotanya Rengat, terdiri dari 9 Kecamatan yaitu :
a. Kec. Rengat Ibukota Renat
b. Kec Pasir Penyu ibukota Air Molek
c. Kec Seberida ibukota Pangkalan Kasai
d. Kec. Peranap ibukota Peranap
e. Kec. Kuantan Hilir ibukota Baserah
f. Kec kuantan tengah ibukota Taluk Kuantan.
g. Kec. Kuantan Mudik ibukota Lubuk Jambi.
h. Kec Singingi ibukota Muara Lembu.
Pada tahun 1996 terjadi penambahan kecamatan dengan adanya pemekaran
Kecamatan Kuantan Tengah, Pasir Penyu, dan Renat, Kecamatan Yang baru
adalah :
a. Kec. Benai ibukota Benai
b. Kec. Kelayang ibukota Simpang Kelayang
c. Kec. Rengat Barat ibukota Pematang Reba.
Pada tahun 1999 Kabupaten Indragiri Hulu dipecah lagi menjadi 2 kabupaten
yaitu Kabupaten Kuansing yan berkedudukan di Taluk Kuantan dan Kabupaten
Indragiri Hulu berkedudukan di Rengat. Pada tahu 2004 mengalami beberapa
pemekaran wilayah Kecamatan sehingga menjadi 14 kecamatan :
a. Kec. Rengat ibukota Rengat
b. Kec. Rengat Barat, ibukota Pematang Reba
c. Kec. Seberida, ibukota Pangkalan Kasai
d. Kec. Batang Gangsal, ibukota Seberida
e. Kec. Batang Cenaku, ibukota Aur Cina
f. Kec. Pasir Penyu, ibukota Air Molek
g. Kec. Lirik, ibukota Lirik
h. Kec. Kelayang, ibukota Simpan Kelayang
i. Kecamatan Peranap ibukota Peranap
j. Kec. Batang Peranap, ibukota Pematang
k. Kec. Rakit Kulim, ibukota Petonggan
l. Kec. Sungai Lala, ibukota Kelawa
m. Kec. Lubuk Batu Jaya, ibukota Lubuk Batu Tinggal
n. Kec. Kuala Cenaku, ibukota Kuala Cenaku.
LETAK GEOGRAFIS
Luas dan Letak Wilayah
Luas wilayah Kabupaten Indragiri Hulu meliputi 8.198.26 km² (819.826,0 Ha) yang terdiri dari daratan rendah, daratan tinggi rawa-rawa dengan ketinggian 50-100m diatas permukaan laut. Kabupaten Indragiri Hulu terletak di : 0°15’ Lintang Utara, 1°5’ Lintang Selatan, 101°10’ Bujur Timur, 102°48’ Bujur Barat
Batas Wilayah
Kabupaten Indragiri Hulu Berbatasan dengan: :
Utara : kabupaten Pelalawan
Selatan : Kabupaten Bungo Tebo(Propinsi Jambi)
Barat : Kabupaten Kuantan Singingi
Timur : Kabupaten Indragiri Hilir
Just me, myself and I
Abu Bakar AshShiddiq The Successor
Hari-hari Abu Quhafah kini penuh dengan marah. Berkali-kali ia ajak anaknya untuk menyembah Tuhan orang-orang Mekkah
Namun selalu gagal.
Pada akhirnya ! Seperti hari itu, ketika anaknya justru meLEMPARi para 'TUHAN' dengan batu !
Menahan malu, Abu Quhafah buru-buru menyeret anaknya menjauh dari Ka'bah. Hanya berpikir bagaimana sampai ke rumah dan melanjutkan marah-marah. Abu Quhafah hampir tak mnyadari ketika seorang di depan pintu salah satu rumah melambaikan tangan.
"Abu Quhafah, kalian mau kemana?"
Abu Quhafah menoleh dan melihat saudaranya tersenyum di muka pintu rumahnya. "Ayo, mampir dulu ke rumahku", ujar lelaki itu.
"Ibnu Jud'an, aku sedang terburu-buru." Abu Quhafah berusaha tersenyum.
Dia merasa tak enak untuk menolak, namun memang tak ingin berlama-lama berada di situ. Ibnu Jud'an menengadah, melihat langit yang sedang cerah.
"Hari sedang baik.Tak perlu ada yang dikhawatirkan." Dia mndekati Abu Quhafah dan anaknya. "Ayo, kita bisa minum sedikit sambil mengobrol hal-hal menyenangkan".
Tak bisa menolak dengan alasan yang dibuat-buat sekalipun. Abu Quhafah akhirnya mengangguk sembari menepuk punggung anaknya. Bapak dan anak itu lalu mengikuti langkah tuan rumah.
Masih menyimpan kesal dan kekawatiran terhadap sikap anaknya, Abu Quhafah duduk menyandar ke dinding lumpur sembari melirik kepada Abdullah. Dia mulai berfikir, pergaulan Abdullah psti tlelah melenceng dari pengawasannya. Sangat tak wajar anak seusianya bisa menentang orang tua perihal penyembahan Tuhan berhala !
"Minumlah", Ibnu Jud'an muncul dari dalam. Ditangannya baki kecil dengan cangkir tanah liat dan sebotol arak.
"Arak terbaik yang baru saja kubeli !" Tersenyum mantap. "Aku sengaja mengundangmu untuk mencicipinya."
Abu Quhafah mengangguk sembari mngulurkan tangannya meraih cangkir tanah liat itu. "Terimakasih saudaraku". Pikiran seperti benang kusut, tenggorokan dahaga dan perasaan tak menentu. Abu Quhafah merasa tepat, ini wktunya menenggak arak. Sisa urusan serahkan kepada Tuhan.
Namun, baru saja bibir gelas hendak bersentuhan dengan bibirnya, Abu Quhafah mendapat kejutan besar !
Tangan kurus Abdullah melayang. Menghantam gelasnya hingga terpelanting
ke tanah.
Bersamaan dengan bunyi benda pecah dan caci maki Abu Quhafah, lelaki itu bangkit sembari bersiap mau memukul anaknya. Sudah memuncak murka di dada dan matanya !
"Wahai saudaraku !" Ibnu Jud'an yang mengkhawatirkan nasib anak saudaranya segera menghambur, meringkus tangan Abu Quhafah. "Bersabarlah."
Tangan Abu Quhafah masih berada di udara, sedangkan dadanya turun naik tak beraturan. Mata marahnya bertumbukkan dengan tatapan menantang Abdullah.
Ibnu Jud'an perlahan menurunkan tangan Abu Quhafah, lalu membimbingnya untuk duduk kembali.
"Apa yang sebenarnya terjadi dengan anakmu ini?" Ibnu Jud'an berhasil mengajak Abu Quhafah duduk lagi, meski dengan sedikit memaksa diri.
"Ceritakanlah kepadaku".
Abu Quhafah sibuk mengatur napas yang dipenuhi amarah. sambil menyandarkan
punggungnya ke dinding lumpur.
"Anak itu sungguh membuatku khawatir, Ibnu Jud'an" Suara Abu Quhafah gemetar.
"Dia memiliki perangai sangat aneh dan berlawanan dengan apa yang diyakini orang kebanyakan".
Ibnu Jud'an tampak kian penasaran, "Apa itu?"
"Tadi kami baru pulang dari tempat para Tuhan. Anakku kusuruh untuk menyembah Tuhan Hubal." Abu Quhafah menoleh ke anaknya yang sekarang duduk sembari menatap lantai tanah.
"Anak itu menolak !", Abu Quhafah kembali hendak marah.
"Entah siapa yang mengajarinya, tapi dia benar-benar menolak perintahku !". Mata Ibnu Jud'an terbelalak. Tak percaya rasanya. Ini urusan yang belum ada sebelumnya.
Kepalanya lantas menoleh ke Abdullah dan kian keheranan ketika melihat sosok bocah kurus, sekilas tak beda dengan anak-anak Mekkah lainnya.
"Wahai anakku", Ibnu Jud'an menegur Abdullah. "Mengapa engkau tidak mau menyembah Hubal, Tuhan kita?"
Abdullah mengangkat wajahnya,
"Aku tidak mau menyembah batu yang tidak bisa memberi sesuatu kepadaku !"
Dari keheranan, sekarang berbinar mata Ibnu Jud'an mndengar jawaban Abdullah. Dia menoleh ke Abu Quhafah.
"Wahai saudaraku. Aku bahkan mengharapkan memiliki anak secerdik anakmu ini !"
Ibnu Jud'an menemukan ketidakmengertian pada tatapan Abu Quhafah. "Menurut perkiraanku, anakmu kelak akan menjadi orang terhormat dan terpandang di tengah rakyatnya."
Abu Quhafah memiringkan kepalanya.
Tak percaya. Dalam hatinya Abu Quhafah berkata, "Semua orang membicarakan cucu Abdul Muthalib. Mereka mengatakan
Anak Abdullah itu akan menjadi ORANG BESAR. Tapi, sekarang Ibnu Jud'an mngatakan anakku pun akan menjadi
orang besar. Benarkah?"
"Jika Abdullah Bin Abdul Muthalib menurunkan anak yang masa dewasanya diramalkan gemilang, apakah Abdullah Bin Abu Quhafah bermasa depan megah?"
Ibnu Jud'an tak terlalu memperhatikan reaksi Abu Quhafah. Dia lantas menoleh lagi ke Abdullah kecil. "Lalu, mengapa engkau memukul cangkir ayahmu?"
Abdullah mengangkat wajahnya lagi. Tidak ada keraguan pada garis wajahnya, seolah kata-katanya diDIKTEkan oleh
orang dewasa. "Aku tahu air itu adalah arak yang memabukkan. Aku malu kalau nanti ayah berteriak-teriak dan menari-nari di jalanan seperti orang gila."
Ibnu Jud'an tampak kian takjub dengan jawaban anak saudaranya itu. Sementara
Abu Quhafah justru sebaliknya. Pikiran-pikiran menakutkan menggelayuti kepalanya. Kata hatinya,
"Apa yang akan terjadi di masa depan? Akan menjadi apa anakku ini nanti? Seperti apakah kedudukannya dibanding cucu
Abdul Muthalib?"
Siapakah Abdullah kecil Bin Abu Quhafah?
Ya, benar !
Dia Khalifah pertama dalam Islam.
Yang melanjutkan estafet Risallah Rasullah!
Sahabat Utama Rasulullah yang dijamin masuk Surga setelah Beliau.
Bahkan, langsung redaksinya dari lisan Rasulullah!
Sahabat yang sebelum masuk Islam memang sudah terjaga hati dan perilakunya oleh Allah SWT.
Sahabat yang memberikan sepenuh hartanya untuk dakwah Islam tanpa meninggalkan sedikitpun untuk keperluan keluarganya, karena begitu yakin bahwa Allah menjaga keluarganya.
Sahabat yang sekaligus juga merupakan mertua Rasulullah dari Istri Jenius yang sangat Beliau cintai. Seorang Istri yang menjadi Perawi Hadist Beliau lebih dari 5000 Hadist! Aisyah Ra Binti Abu Bakar !
Seorang Sahabat Utama yang memperoleh gelar Ash-SHIDDIQ karena perkataannya selalu mengiyakan ucapan Rasulullah
Dialah ABU BAKAR Ash-SHIDDIQ, Sang Abdullah Kecil Bin Abu Quhafah,
Kulafaur Rassyidin.
by @nieke_aereta
Just me, myself and I
Thursday, March 21, 2013
HUKUM KEKUASAAN
48 Hukum Kekuasaan
oleh Robert Greene
1. Jangan pernah terlihat lebih baik dari atasan anda.
2. Jangan pernah terlalu mempercayai teman, tetapi pelajarilah cara memanfaatkan musuh.
3. Sembunyikan niat anda.
4. Senantiasa bicara lebih sedikit dari yang diperlukan.
5. Begitu banyak hal bergantung dari reputasi, jagalah reputasi dengan nyawa anda.
6. Carilah perhatian berapapun harga yang harus dibayar.
7. Mintalah orang lain bekerja keras bagi anda, tetapi senantiasalah menerima pujian atas kerja keras mereka.
8. Usahakan agar orang lain mendatangi anda, pergunakan umpan bila perlu.
9. Raihlah kemenangan lewat tindakan anda, jangan pernah menang lewat perdebatan.
10 Infeksi : hindarilah orang-orang yang tidak bahagia dan sial.
11. Usahakan orang lain agar tetap tergantung pada anda.
12. Pergunakanlah kejujuran dan kemurahan hati secara selektif untuk memperdaya korban anda.
13. Saat meminta bantuan, jangan pernah pancing belas kasihan atau rasa syukur mereka.
14. Berperanlah sebagai seorang teman, bekerjalah sebagai mata-mata.
15. Hancurkanlah musuh anda secara total.
16.Pergunakanlah ketidakhadiran anda untuk meningkatkan respek dan penghormatan.
17. Usahakan agar orang lain selalu merasakan teror : kembangkan aura tak bisa ditebak.
18. Jangan bangun benteng untuk lindungi diri sendiri, isolasi adalah sesuatu yang berbahaya.
19.Ketahuilah siapa yang anda hadapi, jangan singgung perasaan orang yang salah.
20. Jangan berkomitmen pada siapapun.
21.Berpura-puralah menjadi orang yang tolol untuk menangkap orang yang yang tolol, berilah kesan anda lebih bodoh dari sasaran anda.
22.Manfaatkanlah taktik untuk menyerah : ubah kelemahan menjadi kekuatan.
23. Himpun kekuatan anda.
24. Berperanlah untuk menjadi penghuni istana yang sempurna.
25.Ciptakanlah kembali diri anda.
26.Jagalah agar kedua tangan anda tetap bersih.
27. Bermainlah dengan kebutuhan orang lain untuk mempercayai sesuatu untuk menciptakan pengikut yang setia.
28. Bertindaklah dengan berani.
29. Buatlah rencana hingga tuntas.
30.Berilah kesan bahwa tampaknya prestasi anda mudah didapat.
31. Kendalikanlah pilihan-pilihan anda : surulah orang lain memainkan kartu yang anda bagikan.
32. Bermainlah sesuai dengan fantasi orang lain.
33. Ketahuilah kelemahan setiap orang.
34.Jadilah seorang bangsawan dengan cara anda sendiri : Bersikaplah bak seorang raja agar diperlakukan seperti sorang raja.
35.Kuasailah seni memilih waktu yang tepat.
36. Sepelekanlah hal-hal yang tak bisa anda miliki.
37.Ciptakan tontonan yang memikat.
38. Berpikirlah sesuka anda, tetapi bersikaplah seperti orang lain.
39. Aduk-aduk air untuk menangkap ikan.
40.Bencilah segala hal yang diperoleh secara cuma-cuma.
41. Hindarilah mengambil alih posisi orang yang hebat.
42. Seranglah si gembala, maka domba-dombanya pasti berhamburan.
43.Kenalilah hati dengan pikiran orang lain .
44. Perdaya dan pancing amarah orang lain dengan efek cermin.
45. Sampaikan ceramah tentang kebutuhan untuk berubah , tapi jangan lakukan reformasi untuk terlalu banyak bidang kehidupan dalam waktu singkat.
46. Jangan pernah terlihat terlalu sempurna.
47. Jangan melebihi sasaran yang telah anda tentukan : dalam hal kemenangan, belajarlah untuk tahu kapan anda harus berhenti.
48. Jadilah seperti uap yang tak berbentuk .
HUTAN KITA
Laporan:
Asia Pulp and Paper Terbitkan Kebijakan Konservasi Saat Hutan Sudah Jadi Bubur Kertas
Laporan ini, didasarkan atas data citra satelit dan kehutanan yang didapat dari Kementerian Kehutanan di 10 perusahaan milik APP yang beroperasi di Riau, Jambi dan Sumatera Selatan. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa kebijakan konservasi hutan yang diumumkan oleh Asia Pulp and Paper di bulan Februari 2013 silam hanya melindungi hutan dalam luasan yang sangat kecil.
“Kami memiliki bukti yang sangat kuat untuk menyimpulkan bahwa sudah tak ada lagi hutan alami atau lahan gambut dalam skala yang cukup besar yang sudah diselamatkan oleh APP lewat Forest Conservation Policy di wilayah konsesi mereka yang telah dialokasikan untuk mengembangkan perkebunan kayu untuk bubur kertas di Sumatera.”
Greenomics mengatakan bahwa dari data tersebut juga diperoleh bahwa hutan dan lahan gambut yang berhasil selamat dari pemusnahan oleh APP adalah kawasan yang memang sangat sulit untuk diakses, wilayah yang berkonflik dengan masyarakat, zona yang didesain sebagai kawasan lindung atau kawasan yang memag tidak boleh dieksploitasi, seperti kawasan lahan gambut yang dalam.
Dalam laporan ini Greenomics berargumen bahwa APP menunggu sampai mereka bisa membuka sebanyak mungkin hutan sebelum mereka mengeluarkan kebijakan kehutanan mereka, yang kemudian dibatasi konversi lahan dengan kandungan karbon tinggi, high conservation value forest, dan kawasan konflik.
“Yang muncul dalam kebijakan konservasi yang dikeluarkan oleh APP adalah adanya penundaan sampai mereka mereasa cukup banyak menebang hutan alami dan lahan gambut sampai pengembangan perkebunan untuk bubur kertas selesai tuntas,” ungkap laporan ini. “Bahan serat kayu alami yang diperoleh dari penebangan ini sangat bermanfaat untuk memenuhi basis produksi APP terutama di tahun 2013.”
Laporan ini hanya mengevaluasi konsesi APP yang ada di pulau Sumatera. Dalam riset awal mereka disarankan agar kebijakan ini juga melindungi kawasan hutan dan lahan gambut yang cukup signifikan di Kalimantan, dimana APP kini tengah mengembangkan perkebunan baru mereka. Kebijakan APP ini sendiri mulai efektif berlaku per 1 Februari 2013 silam di seluruh perkebunan mereka dan bagi seluruh anak perusahaan mereka.
Langkah konservasi yang dilakukan oleh APP ini digawangi oleh lembaga The Forest Trust (TFT), lembaga konsultan non profit yang mmembantu APP untuk menekan dampak lingkungan dari operasional mereka. TFT selanjutnya akan memonitor jalannya kebijakan ini di lapangan.
Kebijakan ini sendiri seandainya memang bisa berjalan baik, akan menjadi sebuah langkah besar bagi APP, yang selama ini dikenal dengan reputasi buruk mereka terhadap lingkungan. Menurut data dari Eyes on the Forest, perusahaan penyuplai kayu yang ada dibawah naungan APP sudah membuka 2 juta hektar hutan di Sumatera sejak tahun 1984, termasuk hutan seluas 675.000 hutan yang masuk kategori ‘sangat kritis’ dan ‘kritis’, mereka juga memusnahkan 550.000 hektar habitat harimau Sumatera, 240.000 hektar habitat gajah Sumatera dan 1.500 hektar habitat orangutan. Reputasi ini membuat berbagai perusahaan terkemuka di dunia membatalkan perjanjian bisnis mereka dengan APP.
Dalam respon yang disampaikan oleh Asia Pulp and Paper terhadap laporan yang dirilis oleh Greenomics ini, pihak APP menyatakan mereka masih melakukan penilaian dampak kebijakan konservasi ini. “Selain tim APP sendiri, ada tim dari TFT dan tim penilai HCV, yang berjumlah kurang lebih 200 orang yang saat ini bekerja di lapangan,” ungkap Direktur Operasional untuk Program Berkelanjutan APP, Aida Greenbury kepada mongabay.com. “Mereka bertugas untuk memetakan batas hutan alam dan melakukan berbagai proses yang kompleks untuk mengevaluasi HCS dan HCV.”
“Dari hasil pencitraan satelit di 15 wilayah konsesi yang mengubah hutan alam menjadi perkebunan sebelum 1 Februari 2013, menunjukkan bahwa sebagai hasil dari kebijakan konservasi baru kami, ada hutan alami yang jumlahnya cukup substansial yang masih berdiri di Sumatera dan Kalimantan Barat. Kami akan terus melaporkan perkembangan setiap langkah kami di program kebijakan konservasi kami.”
Greenbury juga menambahkan bahwa berdasar analisis dari TFT menyebutkan bahwa luasan hutan yang akan terlindungi dari kebijakan baru APP ini adalah antara 150.000 hingga 250.000 hektar di kedua pulau tersebut.
Oleh Aji Wihardandi, March 21, 2013
MONGABAY-INDONESIA
Just me, myself and I
SANTET Masuk Pengadilan ?
Yusril Ihza Mahendra :
Tidak Ada Dalam KUHP Nasional Mengenai Delik Santet
Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia Prof Yusril Ihza Mahendra menegaskan pengadilan tidak dalam posisi membuktikan ilmu gaib yang diduga membuat seseorang terkena celaka.
"Namun yang dapat dibuktikan di pengadilan adalah persekongkolan jahat yang dapat mencelakakan orang lain," kata Yusril Ihza Mahendra di seminar tentang hukum adat di Pontianak, Rabu (20/3/2013).
Menurut dia, konsep itu yang diajukan di dalam rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional yang tengah dibahas.
"Jadi tidak ada di dalam rancangan KUHP Nasional mengenai delik santet," kata Yusril Ihza Mahendra.
Ia menambahkan, formasi hukum di Indonesia mengacu ke hukum adat, hukum Islam, hukum sipil kolonial, serta konvensi internasional.
"Semua itu dikemas dalam satu aturan yang bersifat menyeluruh, jadi tidak berupa mutlak misalnya hukum Islam," ujar dia.
Salah satu contoh hukum yang masih mengacu aturan kolonial adalah aturan tentang posisi mengemudi di Indonesia.
"Aturan tersebut ada sejak zaman Belanda, dimana posisi mengemudi atau berjalan di Indonesia, berada di lajur sebelah kiri. Karena pada masa itu, kendaraan didatangkan dari Inggris yang menganut sistem serupa, sementara Belanda tidak punya industri otomotif," kata dia.
Di Belanda sendiri, menganut sistem mengemudi di lajur sebelah kanan.
Revisi terhadap KUHP warisan Belanda sendiri sudah dikaji sejak 25 tahun lalu dan baru sekarang memasuki tahap pembahasan.
"Sehingga, kalau ada persekongkolan jahat, misalnya ada seseorang yang menggunakan jasa dukun untuk menyantet orang lain, terlepas nanti orang tersebut benar-benar celaka, atau celaka karena sebab lain, atau bahkan tidak mengalami apapun, (persekongkolan) itu yang dibuktikan. Bukan ilmu gaib yang dibuktikan di pengadilan," katanya menegaskan. [ant/rn]
Seru.com
Just me, myself and I
Wednesday, March 20, 2013
Karena manusia itu fitrahnya baik ......
selalu mempunyai potensi untuk benar.
Ia berhak untuk mengutarakan pendapatnya secara bebas.
Just me, myself and I
Tuesday, March 19, 2013
Pendidikan Kesehatan Reproduksi
Kebutuhan akan pendidikan kesehatan reproduksi saat ini sangat penting karena permasalahan remaja kian kompleks dan memprihatinkan. Penanganan masalah ini tidak dapat dilakukan oleh orangtua atau pemerintah saja namun perlu kerjasama dari berbagai pihak yang peduli terhadap permasalahan tersebut, yaitu orangtua, guru dan lembaga lainnya. Kami memberikan program ini sebagai wujud kepedulian terhadap pengembangan pribadi peserta didik. Pemberian pendidikan kesehatan reproduksi bukan berarti membuka peluang untuk perilaku seks bebas melainkan lebih menekankan mengenai perbedaan lelaki dan perempuan secara seksual, kapan terjadi pembuahan, apa dampaknya jika berperilaku seks tanpa dilandasi tanggung jawab termasuk risiko terkena infeksi menular seksual.
Tujuannya
Menumbuhkan kesadaran akan perlunya menjaga kesehatan organ reproduksi dan perlunya membina relasi seksual yang sehat. Jadi, selama cara dan materi yang disampaikan tepat, maka banyak manfaat yang akan didapat.
Manfaat
Mengajarkan anak untuk berperilaku sesuai gendernya
Pengenalan organ tubuh
Bagaimana merawat dan menjaga kebersihan organ reproduksinya,
Bagaimana melindungi diri dari pelecehan seksual.”
Memberi pengertian tentang konsekuensi dari setiap prilaku seksual
Membantu pengambilan keputusan yang matang dalam masalah seksual yang muncul
Sexklopedia
Just me, myself and I
Monday, March 18, 2013
APRIL is now the leading driver of deforestation for pulp in Indonesia
In February we reported how Asia Pulp & Paper (APP) had stopped all deforestation in its suppliers’ concessions and committed to protect all remaining areas of rainforest in its global supply chain.
However, there is another pulp and paper company in Indonesia that is now the leading driver of deforestation in the sector: APRIL.
Asia Pacific Resources International Holdings Limited, or APRIL, is Indonesia’s second largest pulp and paper producer. Its website boasts: "Go to a supermarket, stationery store, bookstore or many other types of consumer outlets in dozens of countries and the chances are you will happen to come across an item made from an APRIL product."
APRIL’s record when it comes to conservation is dismal, however. It has decimated Sumatra’s rainforests including tiger habitat, antagonised local communities and failed to meet its public targets to become 100% dependant on plantation fibre.
The company issued a self-indulgent declaration of sustainability on its website following the APP announcement that, in part, reads:
"We are not about deforestation … The term deforestation is regularly used by critics to characterise our operations in Indonesia. It is an emotive word that makes good headlines but does not reflect the facts."
Okay, so let’s look at some of the facts then.
Recent government data reveals that an incredible 60% of fibre supply to APRIL's Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) pulp mill in Indonesia is rainforest wood. In 2012, APRIL planned to feed its Sumatran pulp mill by trashing another 60,000 hectares of rainforest – an area nearly the size of Singapore.
Despite there being little that is sustainable about APRIL’s operations, it is extraordinary that the company continues to be a member of the "world’s foremost business association dedicated to sustainable development", the World Business Council for Sustainable Development (WBCSD).
On joining the WBSCD a few years ago, APRIL’s chief executive claimed to "design plantations to protect High Conservation Value Forests (HCVFs) and offer a solution to Indonesia’s deforestation". The council celebrated APRIL’s commitment to the WBCSD and stated that the company had "emerged as an industry leader, locally and internationally".
The reality shows, however, that APRIL is now the leading driver of deforestation for pulp in Indonesia. Deforestation maps, shown below, and sent by Greenpeace SouthEast Asia together with a letter to APRIL customers in recent days, show areas where the company has recently trashed many thousands of hectares of peatland forests – vital habitat for critically-endangered Sumatran tigers.
APRIL is now the leading driver of deforestation for pulp in Indonesia.
APRIL’s membership of the WBSCD Forestry Solutions Group makes a mockery of the group's aims "to protect and conserve primary and high conservation value forests…. to strengthen consumer and stakeholder confidence in the forest sector".
Greenpeace International has therefore written to the WBCSD, asking for immediate action to suspend APRIL’s membership until it cleans up its act.
APP has committed to end its involvement in deforestation, but APRIL has decided to carry on regardless. Its failure to change course continues to damage the reputation of the Indonesian pulp and paper industry in the international market place.
It reminds me of a book one of my colleagues recently mentioned to me, Dr Seuss’ children’s tale The Lorax, that told the tale of the greedy industrialist that kept on cutting down the trees until the last one falls, and then his business fell apart. He failed to listen to the warning signs.
Greenpeace
Just me, myself and I
Menyelamatkan Bumi Dengan Lampu Hemat Energi
Peralihan ke sistem penerangan yang hemat energi membawa manfaat bagi iklim dan ekonomi.
Hal ini terungkap dari hasil penelitian terbaru Program Lingkungan PBB (UNEP) dan mitra yang diterbitkan Kamis (21/6).
Menurut UNEP dengan beralih ke sistem penerangan yang lebih efisien, dunia akan mampu menghemat biaya sekaligus mengurangi emisi CO2 yang memicu perubahan iklim dan pemanasan global.
Bekerja sama dengan Lembaga Energi Internasional (International Energy Agency, IEA), UNEP meneliti praktik penerangan di lebih dari 150 negara termasuk Rusia, India, China, dan Brasil.
Menurut data UNEP, manfaat peralihan ke sistem penerangan yang hemat energi akan lebih besar jika terjadi di negara berkembang dan negara berpendapatan menengah.
Konsumen, industri, sektor komersial hingga sektor penerangan jalan, bisa berperan aktif mengurangi konsumsi energi dengan beralih ke sistem penerangan yang ramah alam.
“Energi yang paling bersih adalah energi yang tak pernah digunakan. Inilah alasan mengapa kami sangat menekankan pentingnya efisiensi energi di 28 negara-negara anggota IEA dan negara lain,” ujar Maria Van der Hoeven, Direktur Eksekutif IEA. “Pencahayaan adalah aspek penting dalam upaya efisiensi energi. Dengan beralih ke lampu yang lebih efisien dunia bisa meningkatkan keamanan energi dan mengurangi permintaannya.”
Contoh, India masih bisa menghemat konsumsi energi dari sistem penerangan hingga lebih dari 35%. Aksi ini setara dengan membatalkan pembangunan 11 pembangkit listrik tenaga batu bara skala besar dengan penghematan biaya mencapai US$2 miliar per tahun. Manfaat pengurangan emisi CO2 yang bisa diraih India setara dengan mengurangi 10 juta mobil dari jalanan.
Tuan rumah Rio+20, Brasil, bisa menghemat biaya sebesar US$ 3 miliar per tahun dan mengurangi lebih dari 5% konsumsi listrik negara tersebut jika beralih ke sistem pencahayaan yang lebih efisien.
Konsumsi listrik global juga bisa dihemat hingga 5%, dengan nilai penghematan lebih dari US$110 miliar setiap tahun. Manfaat ini setara dengan menutup lebih dari 250 pembangkit listrik tenaga batu bara, menghemat biaya investasi sebesar US$210 miliar. Jumlah emisi CO2 yang bisa dikurangi mencapai 490 megaton (Mt) per tahun atau setara dengan emisi lebih dari 122 juta mobil berukuran sedang.
Bulan depan, UNEP akan memulai program penghematan energi baru bernama Global Efficient Lighting Partnerships. Hingga saat ini hampir 50 negara telah menetapkan 2016 sebagai batas akhir transisi menuju sistem penerangan yang lebih efisien.
Menurut data IEA, sektor penerangan mengonsumsi 20% produksi listrik dunia, menyumbang 6% emisi CO2 global. Sebanyak 3% permintaan minyak dunia dipakai untuk kebutuhan yang sama. Jika dunia tidak beralih ke sistem penerangan yang lebih efisien, kebutuhan akan pencahayaan buatan akan naik lebih dari 60% pada 2030.
Informasi lebih lanjut dari inisiatif ini bisa diakses di situs berikut: www.enlighten-initiative.org.
Hijauku.com | Sumber Informasi dan Inspirasi Hijau Terkini
Just me, myself and I
Manusia Picu Kenaikan Suhu Bumi
Suhu bumi saat ini lebih panas dibanding belasan ribu tahun yang lalu. Dalam 50 tahun terakhir, manusia menjadi pemicu utamanya. Kesimpulan ini terungkap dari hasil rekonstruksi temperatur oleh tim peneliti dari Oregon State University dan Harvard University yang dirilis Kamis (7/3).
Menggunakan data di 73 lokasi penelitian di seluruh dunia, tim peneliti menyimpulkan, suhu bumi saat ini lebih panas dibanding 70-80% periode selama 11.300 tahun terakhir atau sejak akhir Zaman Es.
Semua model iklim yang dievaluasi oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menunjukkan, suhu bumi pada akhir abad ini, akan lebih tinggi dibanding suhu bumi 11.300 tahun yang lalu.
Shaun Marcott, ilmuwan OSU yang memimpin penelitian ini menyatakan, penelitian sebelumnya hanya meneliti anomali iklim dalam 2.000 tahun terakhir. Penelitian ini membawa perspektif yang lebih besar dengan merekonstruksi temperatur global dalam waktu yang lebih panjang.
“Jika hanya melihat dari satu sisi, sejarah suhu bumi bisa dipengaruhi oleh proses iklim regional seperti El NiƱo atau variasi monsum,” ujar Peter Clark, ahli iklim OSU yang turut menyusun penelitian ini. “Namun jika data dari berbagai lokasi di seluruh dunia digabungkan, kita akan bisa menghitung rata-rata anomali suhu regional dan melihat sejarah suhu bumi dengan lebih jelas.”
Menurut tim peneliti, sejarah mencatat, selama 5.000 tahun terakhir, suhu rata-rata bumi mengalami penurunan sekitar 1 derajat Celsius. Kondisi ini berhenti sekitar 100 tahun lalu. Sejak saat itu, suhu bumi kembali naik 1 derajat Celsius. Perubahan terbesar terjadi di belahan bumi bagian utara yang berpenduduk lebih banyak dan memiliki lahan yang lebih luas.
Model perubahan iklim meramalkan, suhu bumi akan kembali naik 1,1 hingga 6,4 derajat Celsius pada akhir abad ini (2100) tergantung pada kondisi konsentrasi emisi karbon. “Yang menjadi masalah,” ujar Clark, “kenaikan suhu bumi (pada akhir abad ini) akan lebih tinggi dari periode manapun dalam 11.300 tahun terakhir.”
Menurut Marcott, dulu, selain faktor emisi gas rumah kaca, ada faktor alam yang memengaruhi pemanasan global yaitu posisi bumi terhadap matahari. Posisi ini menentukan luas permukaan bumi yang menerima radiasi dari sinar matahari.
“Dahulu, saat posisi bumi bagian utara menerima lebih banyak radiasi matahari, suhu pada musim panas akan naik,” ujar Marcott. “Saat ini, posisi bumi telah berubah. Belahan bumi bagian utara tidak lagi menerima banyak sinar matahari, suhu saat musim panas seharusnya turun. Namun yang terjadi justru sebaliknya, suhu malah naik.”
Clark menyatakan, temuan ini sejalan dengan hasil penelitian-penelitian lain yang menyatakan bahwa kenaikan suhu bumi dalam 50 tahun terakhir lebih banyak dipicu oleh ulah manusia – tidak oleh faktor radiasi atau faktor-faktor alami yang lain.
Hijauku.com | Sumber Informasi dan Inspirasi Hijau Terkini
Just me, myself and I
DIABETES
Diabetes adalah penyakit kronis disaat tubuh tidak mampu memproduksi insulin dan atau tidak mampu menggunakan insulin dengan efektif.
Insulin adalah hormon yang mengatur kadar gula darah tubuh.
Hiperglikemia adalah istilah untuk kadar gula darah yang terlalu tinggi.
Umumnya terjadi pada diabetes yang tidak terkontrol dengan baik.
Diabetes yang tak terkontrol dalam waktu lama, akan menyebabkan kerusakan pada berbagai sistem tubuh, khususnya saraf dan pembuluh darah.
Sekitar 347 juta penduduk dunia menderita diabetes dan kebanyakan kematian karena penyakit ini terjadi di negara miskin dan berkembang.
Diabetes tipe 1
Ditandai dengan kekurangan produksi insulin, sehingga penderita sangat tergantung pada asupan insullin dari luar.
Penyebab pasti diabetes tipe 1, belum diketahui dan penyakit ini belum bisa disembuhkan dan dicegah.
Gejala khas diabetes tipe 1.
Tiba-tiba sering haus, sering kencing, sering lapar, badan mengurus, lemas dan mata kabur.
Sedangkan diabetes tipe 2,
terjadi saat tubuh tidak mampu memanfaatkan insulin yang diproduksi pankreas secara efektif.
Hampir 90% penderita diabetes diseluruh dunia adalah tipe 2.
Penyakit ini adalah dampak dari kegemukan dan kurang gerak.
Gejala diabetes tipe 2 mirip dengan diabetes tipe 1, cuma pada tipe 2,
gejala kerap tidak disadari sampai muncul komplikasi.
Akhir-akhir ini, diabetes tipe 2 sudah ada kasusnya pada anak-anak.
Padahal dulu penyakit ini khas pada orang dewasa.
Diabetes gestasional adalah peningkatan kadar gula darah yang terjadi di masa kehamilan.
Gejala diabetes gestasional mirip dengan diabetes tipe 2 dan diabetes ini terdeteksi pada saat kontrol kehamilan, karena jarang yang mengeluh.
Impaired glucose tolerance (IGT) adalah
peningkatan kadar gula darah tapi belum dapat disebut diabetes.
Bila tidak segera mengubah pola hidup,
maka IGT berisiko tinggi berubah menjadi diabetes tipe 2.
Seiring dengan berjalannya waktu, diabetes akan merusak jantung, pembuluh darah, mata, ginjal dan saraf.
Penderita diabetes berisiko tinggi menderita stroke dan sakit jantung.
50% penderita diabetes meninggal krn stroke/sakit jantung.
Gangguan sirkulasi darah dan saraf pada kaki dapat menyebabkan borok yang sulit sembuh dan berisiko diamputasi.
Gangguan pd retina mata (retinopati diabetik) dapat menyebabkan mata kabur yang bisa berujung dengan kebutaan.
Satu persen dari semua kasus kebutaan di seluruh dunia, disumbangkan oleh diabetes.
Diabetes menjadi salah satu dari penyebab utama gagal ginjal.
Ingin terhindar dari diabetes?
Sebenarnya mudah, tetapi kerap malas dilakukan, yakni beralih ke pola hidup yang sehat.
Pastikan anda menjaga berat badan selalu dalam kondisi sehat atau jangan sampai gemuk.
Pastikan anda bergerak/olahraga, sedikitnya 30 menit, 4 sampai 5 kali seminggu secara rutin.
Pastikan anda selalu makan makanan yang sehat, buah dn sayuran.
Hindari lemak jenuh dan trans fat.
Kurangi konsumsi gula.
Penderita diabetes juga harus berhenti merokok untuk menurunkan risiko komplikasi.
Deteksi dini diabetes bisa dilakukan dengan pemeriksaan gula darah yang tidak terlalu mahal.
Pengobatan diabetes, bertujuan untuk menurunkan kadar gula darah dan faktor risiko komplikasi yang lain.
Pada diabetes tipe 1,
penderita membutuhkan insulin untuk pengobatan.
Sedangkan pada diabetes tipe 2,
bisa dengan obat-obatan minum dan kadang-kadang baru membutuhkan insulin.
Mulailah membiasakan diri untuk selalu menggunakan POLA HIDUP SEHAT.
~Blog Dokter
Just me, myself and I
Tips Menghilangkan Bau ROKOK
Bau rokok yang tertinggal dalam sebuah ruangan memang sangat mengganggu dan memerlukan waktu lama untuk menghilangkannya.
Untuk mempercepat hilangnya bau rokok tersebut, silahkan mencoba tips dengan menggunakan handuk basah.
Caranya, basahi handuk dengan air,
lalu peras hingga setengah basah atau lembab. Setelah itu kibas-kibaskan handuk di ruangan yang berasap.
Perlahan-lahan handuk basah akan menyerap bau rokok.
Ruangan bebas bau rokok.
Selamat mencoba.
Just me, myself and I
Tips Merawat HANDUK
Agar handuk lembut dan sehat serta tidak berbau apek.
1.Biasakan untuk selalu mengganti handuk Anda minimal seminggu sekali.
2.Rendam handuk dengan air hangat dicampur deterjen sekitar 30 menit.
Air hangat membantu deterjen merontokkan kotoran yang menempel.
3. Pisahkan handuk dengan yang lain.
Setelah dicuci dengan deterjen, rendam dalam air hangat yang dicampur dengan cairan disinfektan.
Cairan disinfektan (dapat diganti dengan cuka) bertujuan untuk membunuh kuman-kuman.
4. Pada saat pembilasan terakhir, handuk boleh direndam dengan cairan pelembut dan pewangi.
5. Pastikan handuk dijemur di tempat yang terkena matahari langsung.
DistroHanduk, bersama
Just me, myself and I
Sunday, March 17, 2013
#TanamanKeren
TANAMAN jagoan penyerap KARBONDIOKSIDA
berdasarkan riset ENDES N.DAHLAN (2008)
Trembesi, Samanea saman, 28.488,39 kg/tahun.
Cassia, Cassia sp, 5.295,47 kg/tahun.
Kenanga, Canangium odoratum, 756,59 kg/tahun.
Pingku, Dyxoxylum excelsum, 720,49 kg/tahun.
Beringin, Ficus benyamina, 535,90 kg/tahun.
Krey payung, Fellicium decipiens, 404,83 kg/tahun.
Matoa, Pometia pinnata, 329,76 kg/tahun.
Mahoni, Swettiana mahagoni, 295,73 kg/tahun.
Saga, Adenanthera pavoniana, 221,18 kg/tahun.
Bungur, Lagerstroemia speciosa, 160,14 kg/tahun.
Jati, Tectona grandis, 135,27 kg/tahun.
Nangka, Arthocarpus heterophyllus, 126,51 kg/tahun.
Johar, Cassia grandis, 116,25 kg/tahun.
Sirsak, Annona muricata, 75,29 kg/tahun.
Puspa, Schima wallichii, 63,31 kg/tahun.
Akasia, Acacia auriculiformis, 48,68 kg/tahun.
Flamboyan, Delonix regia, 42,20 kg/tahun.
Sawo kecik, Maniilkara kauki, 36,19 kg/tahun.
Tanjung, Mimusops elengi, 34,29 kg/tahun.
Bunga merak, Caesalpinia pulcherrima, 30,95 kg/tahun.
Sempur, Dilenia retusa, 24,24 kg/tahun.
Khaya, Khaya anthotheca, 21,90 kg/tahun.
Merbau pantai, Intsia bijuga, 19,25 kg/tahun.
Akasia, Acacia mangium, 15,19 kg/tahun.
Angsana, Pterocarpus indicus, 11,12 kg/tahun.
Asam kranji, Pithecelobium dulce, 8,48 kg/tahun.
Saputangan, Maniltoa grandiflora, 8,26 kg/tahun.
Dadap merah, Erythrina cristagalli, 4,55 kg/tahun.
Rambutan, Nephelium lappaceum, 2,19 kg/tahun.
Asam, Tamarindus indica, 1,49 kg/tahun.
Kempas, Coompasia excelsa, 0,20 kg/tahun.
Semoga informasi tentang tanaman penyerap karbondiosida ini bermanfaat.
PatingCelometan dan IndonesiaBerkebun
bersama
Just me, myself and I
tanpajudul
Jika kelak kau kembali
tiap kata telah memilih maknanya sendiri
mungkin tak lagi kau kenali
~Srengenge.
Just me, myself and I
Attayaya Belajar
Beragam suku bangsa,
beraneka profesi,
berbagai latar belakang pendidikan,
bermacam tingkat usia,
berhimpun dalam majelis
bersatu dalam tujuan
BELAJAR !
Just me, myself and I
Rumah Bertuah
Tempat berkumpul,
belajar, bercengkerama,
berargumentasi dalam diskusi,
berkelakar dan
yang terpenting menghasilkan secara ekonomi.
Just me, myself and I















