Friday, August 21, 2015

Elegi Kehidupan

Elegi Kehidupan

Ketika ajal menjemput ...
toa masjid berkumandang
pemandian dipersiapkan
kain kafan dicabik
liang lahat digali
bunga rampai dijahit

Karib kerabat
handai taulan
jiran tetangga
berkumpul tanpa jemputan
menunjukkan empati
berbagi simpati

Berkerumun
saling cerita
menggali ingatan
membangkit kenangan
yang baik yang buruk
yang membanggakan yang memalukan
terisak tersedu

Kubur ditimbun
nisan ditanam
pelayat kembali
silaturahmi terputus
segala asa pupus

Kematian ...
bukanlah sebuah akhir
ia hanyalah prasasti
sebagai penanda
sebagai pengingat
batas kefanaan

Episode baru kehidupan
Dimulai ....

Just me, myself and I
Pekanbaru, Jum'at, 21 Agustus 2015

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger Bertuah Pekanbaru | Themes by Belajar Blog